Home / Hukum / Pemerintahan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 07:21 WIB

Satpol PP Sambas Peringati Belasan Muda-mudi Bukan Pasutri di Penginapan

Sat Pol PP memberikan peringatan kepada pasangan muda-mudi yang bukan Pasutri di kamar penginapan pada giat Monitoring dan Pengawasan, di Desa Pendawan, Kecamatan Sambas, Jumat (24/10/2025) malam.

Sat Pol PP memberikan peringatan kepada pasangan muda-mudi yang bukan Pasutri di kamar penginapan pada giat Monitoring dan Pengawasan, di Desa Pendawan, Kecamatan Sambas, Jumat (24/10/2025) malam.

Sambas Times. Satpol PP Kabupaten Sambas memberikan peringatan kepada 11 muda-mudi bukan Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang kedapatan berduaan di penginapan Desa Pendawan. Kecamatan Sambas, Jumat (24/10/2025) malam.

11 muda-mudi itu terdiri dari 6 laki-laki dan 5 perempuan, mereka terjaring rajia pada Monitoring dan Pengawasan Kamtrantibum yang digelar Satpol PP atas laporan masyarakat. Termasuk tempat hiburan malam dan warung kopi.

“Hasil monitoring dan pengawasan di Desa Pendawan, kita memberikan peringatan pasangan muda-mudi itu karena kedapatan sekamar, ada yang sudah kerja, pelajar dan mahasiswa, rata-rata bawah umur,” tegasnya.

Dalam rajia itu, petugas juga menemukan alat tes kehamilan dan cairan pelicin untuk berhubungan intimate natural lubricant. “Mereka yang terjaring langsung di data di tempat, dengan berita acara, selanjutnya mereka diberikan arahan untuk tidak mengulanginya.

Namun jelas Ilham, pasangan muda-mudi boleh pulang kerumahnya, terpaut harus di jemput orang tua atau pihak keluarga. Mereka yang tinggal diluar Kabupaten Sambas, harus menginap dan pulang keesokan harinya.

Sedangkan di Desa Dalam Kaum. Pol PP menertibkan hiburan malam, karaoke dan warung kopi Waterfront City Sambas yang beraktivitas hingga larut malam, yang menyebabkan kebisingan.

BACA JUGA:  Ferdinan Dukung Pelayanan Kesehatan Gratis di Sebawi

“Karena telah menggangu, dan adanya laporkan masyarakat, maka Pol PP melakukan monitoring ke tempat hiburan malam itu. Mereka diberikan teguran lisan dan peringatan, karena kebisingan yang dilaporkan masyarakat,” ungkapnya.

Giat dilakukan berdasarkan Peraturan Mendagri No.26 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Kamtrantibum, perlindungan masyarakat, dan Perda Kabupaten Sambas Nomor 4 tahun 2025, tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bersama Kita Jaga Kerukunan Umat
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Bantu Warga Terdampak Banjir Perigi Limus, Sendoyan dan Semanga’
GOW Kabupaten Sambas Puspa Rahayu

Pemerintahan

GOW Harap HARPI Kembangkan Potensi Rias Tradisional
Penyuluhan pertanian kegiatan non fisik TMMD Imbangan ke-115 di Desa Lumbang, Kecamatan Sambas

Pemerintahan

Kodim 1208 Sambas Laksanakan Penyuluhan Pertanian
Komisi IV DPRD Kalbar dan PLN

Pemerintahan

Komisi IV DPRD Kalbar dan PLN Pantau Tiang Listrik Non Permanen di Jawai
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Konsultasi Jalan, Komisi III DPRD Sambas Kunker ke PUPR Kalbar
Wakil Ketua 1 IBI Susilawati

Kesehatan

HUT IBI Ajang Silaturahmi dan Konsolidasi Bidan
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Jaring Informasi Strategis Tingkatkan PAD
error: Content is protected !!