Home / Pemerintahan

Kamis, 9 April 2026 - 21:48 WIB

Dari Perbatasan, Bupati Satono Gaungkan Kekuatan Pangan Lintas Negara

Bupati Sambas H Satono bertukar Cenderamata bersama Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak YB Dato Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (8/4/2026).

Bupati Sambas H Satono bertukar Cenderamata bersama Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak YB Dato Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (8/4/2026).

Sambas Times. Bupati Sambas H Satono menggaungkan kekuatan pangan lintas negara, serta mendorong kerjasama pangan lintas negara dimulai dari wilayah perbatasan.

Dikatakan bupati, kawasan terdepan tidak boleh hanya menjadi simbol kedaulatan, tetapi harus berfungsi nyata sebagai pusat produksi dan kekuatan pangan.

Dorongan itu disampaikan Bupati dalam Seminar Internasional dan Upgrading Dai, yang bertemakan Ketahanan Pangan di Beranda Negara, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (8/4/2026).

Selain Bupati Sambas H Satono sebagai narasumber, materi juga disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus.

Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak YB Dato Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom, dan Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Dr Abdullah Zulkifli.

Satono mengatakan, posisi Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia merupakan kekuatan strategis yang harus dimaksimalkan. Terlebih, kapasitas produksi pangan daerah sangat memadai.

Tahun 2025, produksi beras Sambas sekitar 121.057 ton. Jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat yang berada di kisaran 50 ribu hingga 60 ribu ton per tahun.

BACA JUGA:  Bupati Sambas Sampaikan Penjelasan Raperda APBD-P

“Ini melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat, karena kebutuhan surplus sekitar 62 ribu ton. Sehingga menjadi modal konkret memperkuat peran perbatasan sebagai penyangga pangan,” jelas bupati.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Satono membuka peluang pemenuhan kebutuhan beras di wilayah jiran dari daerah terdekat seperti Sambas. Dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Ia menilai, di tengah ketidakpastian global, kolaborasi antarwilayah bertetangga menjadi langkah rasional dan strategis.

“Perbatasan jangan hanya dilihat sebagai garis pemisah. Tetapi juga ruang kerja sama yang bisa saling menguatkan,” ujar Bupati Satono.

Bupati menegaskan, keunggulan geografis harus diiringi peningkatan kualitas hasil pertanian, tujuannya agar mampu bersaing.

“Keterlibatan seluruh elemen pemerintah, Forkopimda, TNI-Polri, Bulog, penyuluh, hingga petani. Harus terus bersinergi dalam memperkuat ekosistem pertanian secara terpadu,” harapnya.

Menteri Industri Sarawak Tekankan Kemajuan Antar Wilayah Bertetangga

Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, YB Dato Sri Dr. Stephen Rundi Anak Utom, menekankan pentingnya kemajuan yang inklusif antarwilayah bertetangga.

BACA JUGA:  Diskumindag Sosialisasi Legalitas Usaha dan Akses Pembiayaan Usaha Mikro

Menurut Stephen Rundi Anak Utom, tantangan global seperti krisis pangan, inflasi, dan dinamika geopolitik hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi yang saling menguatkan.

“Sambas memiliki potensi besar, khususnya dalam produksi padi, sehingga kerjasama dengan Sarawak perlu diperkuat. Sehingga meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan kawasan perbatasan,” yakinnya.

Selain itu, Stephen Rundi menyoroti pentingnya transformasi pola pikir masyarakat. Sehingga lebih terbuka terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan metode kerja modern.

“Perlu kita ketahui, masa depan menuntut inovasi dan sinergi, jadi bukan lagi melalui pendekatan konvensional.” Tegas Menteri Industri Makanan, Komoditi, dan Pembangunan Wilayah Sarawak.

Ia berharap, seminar ini menjadi awal penguatan hubungan antara Sarawak dan Kalimantan. Tidak hanya di sektor pangan, tetapi juga dalam pembangunan wilayah, energi, dan kemajuan bersama di Pulau Borneo.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

kodim 1208 Sambas

Pemerintahan

Kodim 1208 Sambas Tingkatkan Kemampuan Apkowil 2023
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Gelar Paripurna Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023
Anggota Banggar DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Dalami Mandatory Spending ke Ditjenkeu Kemendagri
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Bupati Satono Tinjau Drainase Pasar Pemangkat Yang Sumbat
DPRD KABUPATEN SAMBAS

Pemerintahan

DPRD Sambas Tetapkan 11 Produk Hukum Daerah Tahun 2025
Hari Kebebasan Pers Dunia Tahun 2026

Pemerintahan

Pers Pilar Demokrasi, Junjung Tinggi Independensi Era Digital
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Pantau Aktivitas Pedagang Emperan Pasar Sambas
KSOP SINTETE

Pemerintahan

Jelang Nataru, KSOP Sintete Bentuk Posko Terpadu Selama 21 Hari
error: Content is protected !!