Home / Pemerintahan

Jumat, 24 April 2026 - 09:04 WIB

​Kemenko Infrastruktur Tinjau Titik Strategis di Perbatasan Sambas

Peninjauan lokasi strategis wilayah perbatasan Kemenko Infrastruktur di kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (23/4/2026).

Peninjauan lokasi strategis wilayah perbatasan Kemenko Infrastruktur di kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (23/4/2026).

Sambas Times. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) strategis di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (23/4/2026).

Kunker Kemenko Infrastruktur yang di pimpin Asisten Deputi, Gunardi Kusuma, memfokuskan peninjauan pada potensi ekonomi lokal di Kecamatan Paloh dan penguatan infrastruktur di Desa Temajuk.

Selain itu, tujuan Kunker dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan penguatan kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara. Serta menindaklanjuti serangkaian koordinasi pemerintah pusat dan daerah.

​Destinasi pertama rombongan melihat langsung operasional sentra industri garam yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampak, Dusun Cermai, Desa Sebubus.

Asisten Deputi Gunardi Kusuma mengatakan, pengolahan garam di wilayah Kampak ini mendapatkan perhatian serius dari tingkat Deputi. Karena Kampak diproyeksikan menjadi salah satu pilar pendukung Target Swasembada Garam Nasional 2027.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Terus Lakukan Patroli Karhutla di Tri Mandayan ‎

​”Kunjungan ini tindak lanjut nyata dari rapat-rapat sebelumnya. Kami telah menerima proposal dari Pemda Sambas, dan berkomitmen menindaklanjutinya secara bertahap, guna meningkatkan kapasitas produksi garam di Kampak,” ujar Gunardi.

DKP Kalbar Puji Ekonomi Pesisir Sambas

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar, Dra Natalia Karyawati ME menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Apalagi potensi ekonomi wilayah pesisir Sambas sangat menjanjikan bagi kesejahteraan masyarakat.

​”Kami berharap ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Perhatian lebih dari kementerian sangat dibutuhkan agar kelompok tani garam di sini memiliki keberlanjutan usaha yang mapan,” ungkap Natalia.

BACA JUGA:  Permohonan KTP-el, Disdukcapil Tidak Menerima Layanan WA

Dalam kunjungan itu, selain sektor perikanan dan kelautan. Rombongan juga bergerak menuju Desa Temajuk, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Fokus peninjauan di Desa Temajuk meliputi ​Rencana Pembangunan Pos Lintas Batas (PLB). Yaitu dengan memantau lokasi yang diproyeksikan untuk pembangunan PLB.

hal lain yang dilakukan adalah Meninjau kondisi infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi distribusi logistik di perbatasan.

Selain itu ​rombongan juga melihat sarana penunjang dengan mengevaluasi ketersediaan fasilitas pendukung lainnya. Guna memastikan kawasan perbatasan siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ketua DPRD Kabupaten Sambas Abu Bakar membuka Sosialisasi Anti Korupsi bagi Legislatif,

Pemerintahan

Ketua DPRD Buka Sosialisasi Anti Korupsi Bagi Legislatif
Keluarga Besar Alumni Ikatan Mahasiswa Teluk Keramat

Pemerintahan

KBA-IMTEK Dukung Pemekaran Kabupaten Sambas Utara
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Harap Sekura Menjadi Percontohan Desa Mandiri
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin foto bersama usai Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa.

Pemerintahan

Ferdinan Ajak BPD Perkuat Kemitraan Bangun Desa
Ketua DPRD Sambas menerima LKPJ

Pemerintahan

DPRD Sambas Bentuk Pansus LKPJ Kepala Daerah 2023
Desa Arung Medang

Pemerintahan

Desa Arung Medang Sampaikan LPPD-LKPPD 2025
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Hadiri Natal dan Tahun Baru PIKI Kabupaten Sambas
Rapat panitia pelatihan aparatur desa di Sekretariat Kampung Borneo Multimedia.

Pemerintahan

Segera.. Pelatihan Aparatur Desa Kabupaten Sambas
error: Content is protected !!