Sambas Times. Beberapa kali terungkapnya kasus penangkapan Narkoba di Kabupaten Sambas, baik jalur tikus wilayah perbatasan dan jaringan pengedar oleh aparat hukum patut diapresiasi.
Anggota DPRD Sambas Ahmad Hapsak Setiawan mengapresiasi TNI dan Polri dalam memberantas barang haram yang dapat merusak generasi bangsa
Maraknya penangkapan peredaran Narkoba harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam memperketat jalur tikus kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia yang beberapa kali terjadi.
“Seluruh stakeholder selalu waspada, mengingat telah beberapa kali aparat penegak hukum mengungkap peredaran narkoba di Kabupaten Sambas.” Ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Sambas.
Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, karena dapat merusak generasi bangsa, sehingga generasi kita terhindar dari barang haram tersebut.
“Seluruh lapisan masyarakat harus bersatu memerangi barang haram yang dapat merusak masa depan pemuda kita, dan telah beberapa kali pengedar narkoba ditangkap di Kabupaten Sambas,” tegasnya.
Seperti diketahui belum lama ini Tim Gabungan Satgas Pamtas TNI berhasil menggagalkan masuknya Narkoba dari Malaysia seberat 15,75 Kilo Gram di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh.
Serta pengungkapan kasus Narkoba oleh Polres Sambas di Kecamatan Semparuk sebanyak 22 paket siap edar. Dan penangkapan dua pengedar narkoba di Kecamatan Jawai masing-masing 9 paket narkoba jenis Sabu.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














