Sambas Times. Erna agen travel perjalanan umrah yang viral karena terlantarnya 36 jemaah umrah Sambas dan Singkawang. Senin (27/3/2023) memenuhi panggilan Kementerian Agama Kabupaten Sambas.
Keterangan terkait belum berangkatnya jemaah umrah ke tanah suci Mekkah setelah menunggu kurang lebih 14 hari, hingga viral di Media sosial dan memenuhi laman berita disampaikan Erna.
Erna mengatakan, ia merupakan pihak yang mendapatkan amanah mencari calon jemaah umrah oleh rekan bisnisnya Firman yang merupakan pemilik Firman Center Indonesia (FCI).
“Sudah 10 tahun saya menjalankan usaha umrah, bekerja sama dengan Pak Firman kurang lebih delapan tahun. Dulunya memang Pak Firman ini pakai Rihlah Assova Amanah, jadi saya pakai travel itu,” jelas Erna.
Erna mengakui menggaet calon jemaah umrah juga pakai Rihlah. Tapi kurang tahu persis kemudian saya tahu jika Pak Firman punya FCI yang merupakan agen perjalanan umrah. Mungkin sudah tak ada kerjasama dengan Rihlah atau seperti apa, saya kurang tahu juga.
Erna menyampaikan keterangan itu dihadapan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sambas beserta jajaran, Kabag Kesra, Kabag Hukum Setda Sambas, Ketua dan Sekretaris Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Kabupaten Sambas.
Erna menjelaskan, ia dijanjikan pihak Jakarta memberangkatkan jemaah umrah yang digaetnya pada 11 Maret 2023. Namun selanjutnya dapat telpon lagi dari kantornya jadwal diundur 14 Maret 2023. “Saya juga sempat marah dan kesal atas perubahan jadwal itu,” terangnya.
Selanjutnya Erna melalui suami dan adiknya membawa jemaah umrah dari Kabupaten Sambas ke Pontianak pada 13 Maret 2023 yakni sebanyak 20 orang, karena telah memegang tiket Jakarta-Jedah tanggal 14 Maret 2023.
Tanggal 13 Maret pihaknya menerbangkan 20 jemaah ke Bekasi Timur. “Tetapi kembali ia dijanjikan kepastian keberangkatan menunggu jemaah dari Majalengka. Dengan alasan agar dapat subsidi silang, atau paling tidak 24 atau 26 Maret 2023 jadwal keberangkatan,” ulas Erna.

Erna Berangkatkan Jemaah Umrah Karena Dijanjikan
Atas janji itulah, saya lantas menerbangkan jemaah dari Pontianak-Jakarta pada 13 Maret sebanyak 20 orang, dan pada 14 Maret 2023 sebanyak 16 orang, untuk selanjutnya ke penginapan yang sama di Bekasi.
Namun sebelum 26 Maret 2023, kabar sempat viral yang macam-macam di media sosial. Hingga makin mencuat, dan pihaknya sempat menerima telpon dari Kabag Kesra Setda Kabupaten Sambas, PPIU Kabupaten Sambas, dan Kepala Kemenag Sambas.
“Dan saya menyampaikan jawasan jika Jemaah umrah asal Kabupaten Sambas belum diberangkatkan. Karena saya juga menunggu kabar kepastian dari Pak Firman,” ujarnya menjelaskan.
Kabar yang diterima Erna, jika rekannya Firman (FCI) akan bertanggungjawab untuk memberangkatkan jemaah asal Kabupaten Sambas. “Pada 27 Maret 2023, sedang diurus tiket pesawat dan visa, mudah-mudahan lancar, sehingga bisa diberangkatkan,” katanya.
Hanya, sebut Erna, kabar dari Bekasi Timur, jika 36 jemaah umrah asal Kabupaten Sambas diberikan pilihan. Apakah akan tetap berangkat umrah atau memilih uang kembali Rp20 juta.
“22 Jemaah diantaranya memilih tetap berangkat umrah, dan saat ini tinggal menunggu kevisaan dan tiket pesawat. Sementara 14 lainnya, memilih pulang ke Kabupaten Sambas dan tiket sudah saya pesan,” tegasnya.
Tiket sudah saya bayar dan ada kwitansi dari pihak agen penjualan tiket pesawat. Yakni jadwal penerbangan Selasa (28/3) sekitar pukul 17.00 WIB dari Jakarta ke Pontianak, yang semuanya sudah difasilitasi.
Erna pun mengaku bersama dengan Firman (FCI) akan bertanggungjawab penuh atas kejadian ini. “Saya akan bertanggungjawab penuh terkait hal ini, karena yang Jemaah di Kabupaten Sambas tahunya dengan saya,” terangnya.
Saat ini saya akan menjadi jaminan. Tapi dibalik itu ada juga Pak Firman, jadi kami akan bertanggungjawab penuh, saya jaminannya, dan ini bukti tanggungjawab, saya ada disini memenuhi panggilan Kemenag.
Pertemuan di aula Kantor Kemenag Kabupaten Sambas tersebut. Erna diminta menandatangani hasil pertemuan bersama terkait jemaah umrah yang di berangkatkannya bersama Firman FCI. (Ris)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















