Sambas Times. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak, memberikan perlindungan, serta membangun masa depan anak-anak Indonesia.
Peringatan tersebut membuat kegiatan literasi terasa dekat dengan dunia anak. Semarak Hari Anak Nasional 2026 dilaksanakan melalui Kampung Dongeng, dengan Menumbuhkan Karakter dan Budaya Baca Melalui Dongeng.
Peringatan HAN yang dilaksanakan 9 Agustus 2026 lalu mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Sambas, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, serta OPD lainnya di Kabupaten Sambas.
Panitia pelaksana, Aswindirno menjelaskan, peringatan HAN tahun ini sangat meriah, apalagi lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih sayang, dan mendukung tumbuh kembang anak melalui Budaya Baca melalui Dongeng.
Kadis Perpusda Kabupaten Sambas H Izami menyambut baik kolaborasi pada kegiatan HAN 2026, yang diwujudkan melalui kegiatan Kampung Dongeng.
Kegiatan ini sebuah ruang edukatif dan kreatif yang menghadirkan dunia anak melalui cerita, permainan, membaca, bernyanyi, serta berbagai aktivitas literasi yang menyenangkan.
Bunda Literasi Kabupaten Sambas Hj Yunisa Satono menjelaskan, Kampung Dongeng tidak sekadar menjadi tempat anak-anak berkumpul dan bermain. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap buku.
Termasuk memperkuat imajinasi, membangun karakter, serta menumbuhkan keberanian anak untuk berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya.
Melalui cerita dan dongeng, anak-anak diajak mengenal nilai-nilai kebaikan seperti kejujuran, persahabatan, gotong royong, keberanian, kepedulian, dan cinta terhadap lingkungan.
Juga melalui pendekatan yang penuh kegembiraan, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan seperti mendengarkan dongeng oleh kak Ega Tyas Kusumastuti.
bernyanyi, pantun, kuis literasi, serta kegiatan kreatif lainnya. Senyum dan keceriaan anak menjadi gambaran bahwa literasi dapat dibangun dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan mereka.
Kegiatan ini dibanjiri dengan berbagai dorprais baik dari Perpusda Sambas, Wahana Visi Indonesia, Dinas Perikanan Sambas dan tim kampong dongeng.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















