Home / Hukum

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:43 WIB

Persidangan Kasus Waterfront Sambas Masuk Agenda Tuntutan

Suasana persidangan kasus Tipikor WF Sambas, di Pengadilan Tipikor Negeri pada Pengadilan Negeri Pontianak.

Suasana persidangan kasus Tipikor WF Sambas, di Pengadilan Tipikor Negeri pada Pengadilan Negeri Pontianak.

Sambas Times. Kasus Tindak Pidana Korupsi Renovasi Kawasan Waterfront (WF) Sambas pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar TA 2022 masuk tahap agenda tuntutan.

Persidangan Terdakwa ES, J, H, dan MKB telah masuk dalam agenda tuntutan, rencananya akan dibacakan Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sambas. Senin (8/7/2024) mendatang.

Kepala Kejaksaan Negeri Sambas, Daniel de Rozari menjelaskan, tahapan persidangan kasus Tipikor WF Sambas telah berada pada agenda pembacaan tuntutan.

“Kasus Tipikor Renovasi Kawasan WF Sambas pada Dinas PUPR Kalbar TA 2022 telah sampai pada agenda pembacaan tuntutan. Nanti dibacakan Penuntut Umum Kejari Sambas,” jelas Kajari Sambas.

Kasus Tipikor WF Sambas Terbuka Umum di Tipikor PN Pontianak

Daniel de Rozari menegaskan, kasus Tipikor Renovasi Kawasan WF Kabupaten Sambas tidak ditutupi perkembangan kasus terhadap masyarakat.

BACA JUGA:  Fakta Korupsi Kades Tebas Kuala, Ini 6 Substansi Pelanggarannya

Ia menyampaikan, jalannya persidangan perkara kasus Tipikor Renovasi Kawasan WF Sambas tidak ada yang ditutup-tutupi dan persidangan terbuka untuk umum.

“Masyarakat dapat mengikuti perkembangan dengan menyaksikan sidang secara langsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pontianak,” tegasnya.

Kajari menegaskan, berkenaan dengan isu yang bertebaran yang menginformasikan bahwa terdakwa yang mangkir saat sidang tidak benar.

“Tidak benar ada Terdakwa yang mangkir saat sidang seperti yang diberitakan. Untuk Terdakwa S (selaku kontraktor pelaksana) masih dalam pemeriksaan operasi transplantasi ginjal,” jelasnya.

Persidangan S masih belum dapat dilanjutkan. Karena Majelis Hakim PN Pontianak mengeluarkan penetapan perihal pemberian izin pemeriksaan operasi transplantasi ginjal sekaligus pelaksanaan transplantasi ginjal.

BACA JUGA:  Batalyon 645 Gty Sambas Gelar Tabur Bunga ke Makam Pahlawan

Hal ini berdasarkan ketentuan Pasal 1 ayat (3) UU Kejaksaan RI Nomor 11 Tahun 2021 dan ketentuan dalam Pasal 13 KUHAP. Karena Penuntut Umum adalah jaksa yang diberi wewenang oleh UU untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hakim.

“Kepala Kejaksaan Negeri Sambas memerintahkan Penuntut Umum untuk melaksanakan Penetapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pontianak tersebut,” tegas Kajari.

Ia kembali menegaskan, bahwa seluruh staf jajaran dan Kepala Kejaksaan Negeri Sambas terus berkomitmen selalu terbuka di setiap penanganan perkara.

“Bagi masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan proses persidangan Perkara WF Sambas, dapat mengikuti langsung persidangannya di Pengadilan Tipikor pada PN Pontianak,” ulasnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Mobil Tangki CPO yang diamankan Satlantas Polres Sambas

Hukum

Pejalan Kaki dan Pemotor Tewas di Tabrak Mobil Tangki CPO
Satresnarkoba

Hukum

Polres Sambas Amankan Tiga Terduga Tindak Pidana Narkotika
Polres Sambas

Hukum

Polres Sambas Zoom Meeting Baksos Polri Presisi Bersama Mahasiswa
Kapolsek Pemangkat AKP Hoerrudin

Hukum

Kapolsek Pemangkat Pimpin Upacara di SMP 1 Salatiga
Jaksa Agung ST Burhanudin

Hukum

Jaksa Tahan 5 Tersangka Korupsi Krakatau Steel
Kapal Pukat Trawl

Hukum

Nelayan Keluhkan Aktivitas Kapal Pukat Trawl Diperairan Paloh
Satgas Pamtas Yonkav 12/BC

Hukum

Dua Warga Sambas Diamankan Satgas Pamtas di Perbatasan RI-Malaysia
Satreskrim Polres Sambas mengamankan pelaku aktivitas PETI dan barang bukti di areal PT WHS II, Selasa (11/2/2025).

Hukum

Polisi Amankan 6 Penambang Emas Ilegal di Lokasi PT WHS II
error: Content is protected !!