Home / Hukum

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:12 WIB

Hindari Pengeroyokan, Pemuda Yang Lompat Dari JSSB Akhirnya Meninggal

Peristiwa bermula saat terjadi perkelahian di lokasi JSSB, Selasa (11/03/2024) sekitar pukul 01.44 WIB. Menghindari pengeroyokan itulah korban melompat dari JSSB.

Peristiwa bermula saat terjadi perkelahian di lokasi JSSB, Selasa (11/03/2024) sekitar pukul 01.44 WIB. Menghindari pengeroyokan itulah korban melompat dari JSSB.

Sambas Times. Abu Rizal Bakri (20), warga Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas meninggal dunia setelah melompat dari Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) saat menghindari pengeroyokan.

Peristiwa bermula saat terjadi perkelahian di lokasi JSSB, Selasa (11/03/2024) sekitar pukul 01.44 WIB. Menghindari pengeroyokan itulah korban melompat dari JSSB.

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono membenarkan peristiwa tersebut, dan anggota piket Polsek Tebas juga menerima informasi adanya perkelahian di JSSB.

Saat anggota tiba di lokasi, perkelahian di Jembatan sudah bubar. Namun anggota menerima informasi ada seorang warga yang berkelahi atas nama Abu Rizal Bakri hilang akibat dugaan melompat dari Jembatan.

Sekira pukul 02.40 WIB, anggota piket menemui rekan korban dan meminta bantuan untuk mencari Abu Rizal Bakri. “Mereka melakukan pencarian di sekitar jembatan dan rumah korban,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kapolda Kalbar Kunjungi Mapolres Sambas

Sekitar pukul 03.30 WIB, rekan korban melihat Abu Rizal Bakri berada di tengah sungai Sambas, dekat tiang jembatan, dan berteriak meminta tolong.

“Mereka kemudian meminta bantuan operator perahu untuk menyelamatkan korban. Setelah pencarian, korban hanyut dan sekitar 100 meter dari jembatan warga menemukan,” jelasnya.

Petugas Evakuasi korban ke tepi sungai di Desa Makrampai Kecamatan Tebas, lalu membawanya ke Puskesmas Tebas.

Sekitar pukul 08.10 WIB, Unit Reskrim beserta anggota Polsek Tebas mengecek keberadaan korban di Puskesmas Tebas, tapi korban sudah kembali ke rumah kediamannya di Desa Sejiram.

Dari keterangan pihak Puskesmas, korban kembali kerumahnya atas dasar permintaan sendiri. “Saat itu korban mengeluh sakit pinggang, dokter sarankan rontgen di RS, tapi korban meminta pulang,” terangnya.

BACA JUGA:  Polres Sambas Gagalkan Selundupan Kosmetik Ilegal dari Filipina dan Malaysia

Usai mendapat informasi itu, anggota ke rumah korban. “Korban mengaku masih merasakan sakit di bagian pantat. Karena pada saat korban terjun, semen untuk alas jembatan di posisi pendaratan mengenai pantat korban,” terangnya.

Bahkan, pihak keluarga korban akan melakukan terapi urut, bila korban sudah sadarkan diri. Keluarga juga akan membawanya kembali ke Puskesmas Tebas untuk berobat.

Sayangnya, Rabu 12 Maret 2025 sekitar pukul 07.00 WIB korban meninggal dunia. “Kepolisian masih melakukan penyelidikan akibat peristiwa ini,” tegas Kasat Reskrim mengakhiri.

Penulis : Jaynudin
Editor : Muhammad Ridho

Share :

Baca Juga

Polsek Pemangkat

Hukum

Depresi Istri Bekerja di Taiwan, D Pria di Pemangkat Gantung Diri
Satpol PP

Hukum

Satpol PP Monitoring Tempat Hiburan Malam dan Penginapan di Sambas
Polsek Pemangkat

Hukum

Awal 2025, Polsek Pemangkat Amankan Pelaku Pencabulan
Reserse Narkoba Polres Sambas

Hukum

Polres Sambas Tangkap Pelaku Narkotika, kali Ini di Teluk Keramat
Satlantas Polres Sambas

Hukum

Satlantas Polres Sambas Gelar Operasi Zebra
Sat Narkoba Polres Sambas

Hukum

Dua Penikmat Sabu Diamankan Satnarkoba Polres Sambas
Sat Narkoba Polres Sambas

Hukum

Satnarkoba Polres Sambas Tangkap Pengedar Sabu
Pemateri Media Gathering menyampaikan peran media sebagai Ujung Tombak Sosialisasi Pemilu 2024

Hukum

Harap Media Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Pemilu 2024
error: Content is protected !!